Pengalaman pertama batu ground camping di Batu Sunrise Camp
Suasana pagi hari di area batu ground camping Batu Sunrise Camp yang penuh ketenangan

Jujur aja, dulu saya tipe orang yang kalau liburan pasti nyarinya hotel atau villa. Camping itu kedengarannya ribet, kotor, dan nggak nyaman. Tapi semua asumsi itu langsung berubah setelah saya coba batu ground camping untuk pertama kalinya di Batu Sunrise Camp, Kota Batu.

Artikel ini saya tulis berdasarkan pengalaman nyata saat pertama kali menginap di area camping Batu Sunrise Camp. Semua yang saya rasakan, mulai dari deg-degan waktu berangkat sampai nggak mau pulang keesokan harinya, semuanya saya ceritakan di sini. Siapa tahu bisa jadi referensi buat kamu yang masih ragu mau coba.

1. Awal Mula Tertarik dengan Batu Ground Camping

Semuanya bermula dari postingan teman di Instagram. Dia upload foto camping dengan background pemandangan Kota Batu dari ketinggian. Langit oranye kemerahan, tenda-tenda yang ditata rapi, dan pohon pinus yang menjulang tinggi. Saya langsung kepo dan bertanya lokasi persisnya.

Ternyata itu di area Batu Sunrise Camp, salah satu penyedia batu ground camping yang cukup terkenal di Kota Batu. Setelah cek-cek harga dan fasilitas lewat WhatsApp, saya langsung booking paket Sunrise 2. Harganya terjangkau banget, apalagi kalau rame-rame bareng teman.

Waktu itu saya berangkat bareng 5 orang teman, jadi biayanya dibagi rata dan terasa makin murah. Paket yang kami pilih udah termasuk tenda, matras, dan sleeping bag. Jadi kami tinggal bawa baju ganti dan makanan aja.

2. Persiapan Sebelum Berangkat

Karena ini pengalaman pertama, saya lumayan overthinking soal persiapan. Tapi setelah baca beberapa artikel dan tanya langsung ke tim Batu Sunrise Camp, semuanya jadi lebih jelas. Berikut yang saya bawa waktu itu:

  • Jaket tebal dan hoodie. Sebab malam di Kota Batu dingin banget, bisa sampai 13 derajat.
  • Celana panjang dan kaos kaki tebal buat tidur malam.
  • Power bank 20.000 mAh karena nggak ada colokan listrik di area camping.
  • Makanan simpel kayak Indomie, telur, dan sosis. Plus kopi tentunya.
  • Kompor portable dan gas kaleng yang kami beli di Malang sebelum naik.

Perjalanan dari Malang ke Batu Sunrise Camp kurang lebih 45 menit aja. Jalanannya cukup mulus meskipun ada beberapa tanjakan yang lumayan curam. Tapi tenang, mobil biasa masih bisa lewat kok.

3. Tiba di Lokasi Batu Sunrise Camp

Kami sampai sekitar jam 3 sore. Pas turun dari mobil, hal pertama yang saya rasakan adalah udara sejuk yang langsung menyapa. Beda banget sama udara di kota. Segar banget dan bikin pikiran langsung lebih tenang.

Tim Batu Sunrise Camp langsung menyambut kami dengan ramah. Mereka bantu arahkan tempat camping yang strategis, dekat dengan area pandang dan toilet. Tendanya juga udah disiapkan tinggal pasang. Prosesnya cepat, sekitar 15 menit semua sudah beres.

Area camping sendiri cukup luas dan bersih. Pohon-pohon pinus tinggi mengelilingi area, jadi suasananya adem dan teduh. Saya langsung merasa ini keputusan yang tepat buat liburan akhir pekan.

4. Sore Hingga Malam Hari di Batu Ground Camping

Sore hari jadi momen paling santai. Kami duduk-duduk di depan tenda sambil menikmati pemandangan senja. Langit berubah warna dari biru cerah ke oranye keemasan. Ada perasaan damai yang susah dijelaskan, pokoknya bikin lupa sama semua beban pikiran.

Pas masuk malam, suhu mulai turun drastis. Untungnya kami udah siap dengan jaket tebal. Kami masak Indomie bareng di kompor portable. Percaya deh, Indomie ceplok telor yang dimasak di udara dingin sambil ngobrol bareng teman itu rasanya beda banget. Lebih enak berkali-kali lipat dibanding di dapur rumah.

Yang paling keren dari malam di batu ground camping Batu Sunrise Camp adalah pemandangan city light. Dari ketinggian, kami bisa lihat gemerlap lampu Kota Batu dan sekitarnya. Serius, ini pemandangan yang nggak akan kamu dapetin dari hotel mana pun di Batu.

5. Momen Sunrise yang Nggak Terlupakan

Alarm HP saya bunyi jam 4.30 pagi. Ngantuk? Banget. Tapi waktu saya keluar tenda dan lihat langit yang masih gelap mulai berubah warna, semua rasa kantuk langsung hilang. Ini dia momen yang paling saya tunggu dari batu ground camping.

Sekitar jam 5.15, matahari mulai muncul dari balik perbukitan. Warna langit perlahan berubah dari ungu tua ke oranye kemerahan, lalu kuning cerah. Saya duduk di depan tenda, ditemani secangkir kopi hangat, dan nggak bisa berhenti bersyukur.

Batu Sunrise Camp memang nggak bohong soal namanya. Sunrise di sini beneran luar biasa indah. Saya sampai ambil puluhan foto dan video, tapi tetap aja nggak bisa menangkap keindahan aslinya. Harus diliat langsung.

6. Kesan dan Pesan Setelah Pertama Kali Camping

Kalau ditanya kesan pertama tentang batu ground camping, jawaban saya singkat: ketagihan. Serius, setelah pulang dari camping ini, saya langsung merencanakan trip camping berikutnya. Sensasinya beda banget dari liburan biasa.

Beberapa hal yang menurut saya bikin pengalaman di Batu Sunrise Camp spesial:

  • Tim pengelola ramah dan responsif, dari booking sampai check-out semuanya lancar.
  • Area camping bersih dan terawat, toilet juga oke.
  • Pemandangan sunset dan sunrise yang sulit ditandingi.
  • Harga paket camping yang sangat bersahabat di kantong.
  • Suasana alam yang tenang, jauh dari kebisingan.

Pesan saya buat yang mau coba pertama kali: jangan overthinking. Batu ground camping itu jauh lebih mudah dan nyaman dari yang kamu bayangkan, terutama kalau pilih tempat yang udah berpengalaman kayak Batu Sunrise Camp.

7. FAQ

Apakah batu ground camping di Batu Sunrise Camp aman untuk pemula?

Sangat aman. Area camping dijaga 24 jam dan tim pengelola siap membantu kapan saja. Kamu nggak perlu punya pengalaman camping sebelumnya.

Berapa biaya camping di Batu Sunrise Camp?

Mulai dari Rp 50.000 per orang untuk paket Sunrise 1. Kalau mau yang lengkap dengan tenda dan peralatan, bisa pilih paket Sunrise 2 atau Sunrise 3.

Apakah bisa camping saat musim hujan?

Bisa banget. Justru camping saat hujan punya sensasi tersendiri. Pastikan bawa jas hujan dan flysheet tambahan untuk perlindungan ekstra.

8. Kesimpulan

Pengalaman pertama batu ground camping di Batu Sunrise Camp benar-benar mengubah pandangan saya tentang liburan. Ternyata nggak perlu mahal dan mewah buat bisa menikmati waktu berkualitas bareng orang-orang terdekat. Cukup satu tenda, satu kompor, dan pemandangan alam yang luas.

Kalau kamu masih ragu, saran saya satu aja: coba dulu. Hubungi Batu Sunrise Camp di 081239225692 lewat WhatsApp, pilih paket yang cocok, dan rasakan sendiri keseruannya. Saya yakin, kamu juga bakal ketagihan.

Muhammad Affizar Ibrahim Alkautsar

Muhammad Affizar Ibrahim Alkautsar

Pecinta alam dan penggiat batu ground camping di Kota Batu.